TUGAS BULAN 2 / KARANGAN ILMIAH DAN NON ILMIAH, METODE ILMIAH, PENYUSUNAN SINTESIS

TUGAS BULAN 2

1.KARANGAN ILMIAH DAN NON ILMIAH

2.METODE ILMIAH

3.PENYUSUNAN SINTESIS

NAMA: ACHMAD REZA DARMAWAN

NPM: 20213094

KELAS: 3EB07


DAFTAR ISI

  1. KARANGAN ILMIAH DAN NON ILMIAH

1.1 KARANGAN ILMIAH

1.1.1 PENGERTIAN KARANGAN ILMIAH

1.1.2 TUJUAN KARANGAN ILMIAH

1.1.3 LANGKAH-LANGKAH PENULISAN ILMIAH

1.1.4 JENIS KARYA ILMIAH

1.2 KARANGAN NON ILMIAH

1.2.1 PENGERTIAN KARANGAN NON ILMIAH

1.2.2 JENIS KARYA NON ILMIAH

1.3 PERBEDAAN KARANGAN ILMIAH DAN NON ILMIAH

  1. METODE ILMIAH

2.1 PENGERTIAN METODE ILMIAH

2.2 SYARAT DAN KARAKTERISTIK METODE ILMIAH

2.3 TUJUAN METODE ILMIAH

  1. PENYUSUNAN SINTESIS

3.1 PENGERTIAN SINTESIS

3.2 FUNGSI SINTESIS

DAFTAR PUSTAKA


  1. KARANGAN ILMIAH DAN NON ILMIAH

1.1 KARANGAN ILMIAH

1.1.1 PENGERTIAN KARANGAN ILMIAH

Karangan ilmiah adalah suatu tulisan yang didalamnya membahas suatu masalah yang dilakukan berdasarkan penyedikan, pengamatan, pengumpulan data yang dapat dari suatu penelitian,baik penelitian lapangan, tes labolatorium ataupun kajian pustaka dan dalam memaparkan dan menganalisis datanya harus berdasarkan pemikiran ilmiah,yang dikatakan dengan pemikiran ilmiah disini adalah pemikiran yang logis dan empiris.

Jadi,dari pengertian di atas dapat disimpulkan bahwa karya ilmiah adalah suatu karangan yang berdasarkan penelitian yang ditulis secara sistematis, berdasarkan fakta di lapangan, dan dengan menggunakan pendekatan metode ilmiah.

 

1.1.2 TUJUAN KARANGAN ILMIAH

Tujuan pembuatan karya tulis ilmiah adalah sebagai berikut:

  1. Memberi penjelasan
  2. Memberi komentar atau penilaian
  3. Memberi saran
  4. Menyampaikan sanggahan
  5. Membuktikan hipotesa

 

1.1.3 LANGKAH-LANGKAH PENULISAN ILMIAH

  1. Merumuskan Masalah
  2. Merumuskan Hipotesis
  3. Mengumpulkan Data
  4. Menguji Hipotesis
  5. Mengolah data (hasil) percobaan dengan menggunakan metode statistik
  6. Kesimpulan
  7. Menulis laporan Ilmiah

 

1.1.4 JENIS KARYA ILMIAH

Jenis-jenis yang termasuk karya ilmiah adalah:

  1. Paper (Karya Tulis).
  2. Pra Skripsi
  3. Skripsi
  4. Thesis
  5. Disertasi

 

1.2 KARANGAN NON ILMIAH

1.2.1 PENGERTIAN KARANGAN NON ILMIAH

Karya non-ilmiah adalah karangan yang menyajikan fakta pribadi tentang pengetahuan dan pengalaman dalam kehidupan sehari-hari, bersifat subyektif, tidak didukung fakta umum, dan biasanya menggunakan gaya bahasa yang popular atau biasa digunakan (tidak terlalu formal).

 

1.2.2 JENIS KARYA NON ILMIAH

Jenis-jenis yang termasuk karya non-ilmiah adalah:

  • Dongeng
  • Cerpen
  • Novel
  • Drama

 

1.3 PERBEDAAN KARANGAN ILMIAH DAN NON ILMIAH

Karangan Ilmiah Karangan Non Ilmiah
Data berdasarkan fakta dan bukti Tidak berdasarkan fakta dan bukti
Berpola sistematis tidak memuat hipotesis
fakta yang disimpulkan objektif fakta yang disimpulkan subyektif
tidak persuasif bersifat persuasif
tidak argumentatif gaya bahasa konotatif dan populer
tidak emotif bersifat imajinatif
tidak melebih-lebihkan sesuatu situasi didramatisir

 

  1. METODE ILMIAH

2.1 PENGERTIAN METODE ILMIAH

Metode Ilmiah merupakan langkah atau tahap yang teratur dan sistematis yang digunakan dalam memecahkan suatu masalah ilmiah. Metode tersebut berawal dari adanya permasalahan yang diperoleh dari pengamatan terhadap gejala-gejala (fenomena) yang terjadi pada suatu objek pengamatan. Sedangkan menurut Barnamid (1994:85), “ metode ilmiah adalah suatu sarana untuk menemukan, menguji dan menyusun data yang diperlukan bagi pengembangan disiplin ilmu, maka usaha pengembangan metode itu sendiri merupakan syarat mutlak.”

 

2.2 SYARAT DAN KARAKTERISTIK METODE ILMIAH

Syarat-syarat metode ilmiah antara lain:

  • Obyektif
  • Metodik
  • Sistematik
  • Universal

Metode ilmiah umumnya memiliki beberapa karakteristik umum sebagai berikut:

  • Kritis dan analitis
  • Logis
  • Testabiity
  • Obyektif
  • Konseptual dan Teoretis
  • Empiris dan Sistematis

 

2.3 TUJUAN METODE ILMIAH

Tujuan metode ilmiah adalah mendapatkan pengetahuan ilmiah (yang rasional, yang teruji) sehingga merupakan pengetahuan yang dapat diandalkan. Dapat disimpulkan bahwa tujuan metode ilmiah yaitu:

  • Mendapatkan pengetahuan ilmiah (yang rasional, yang teruji) sehingga merupakan pengetahuan yang dapat diandalkan.
  • Merupakan suatu pengejaran terhadap kebenaran yang diatur oleh pertimbangan-pertimbangan logis.
  • Untuk mencari ilmu pengetahuan yang dimulai dari penentuan masalah, pengumpulan data yang relevan, analisis data dan interpretasi temuan, diakhiri dengan penarikan kesimpulan.

 

  1. PENYUSUNAN SINTESIS

3.1 PENGERTIAN SINTESIS

Sintesis diartikan sebagai komposisi atau kombinasi bagian-bagian atau elemen-elemen yang membentuk satu kesatuan. Selain itu, sintesis juga diartikan sebagai kombinasi konsep yang berlainan menjadi satu secara koheren, dan penalaran induktif atau kombinasi dialektika dari tesis dan antitesis untuk memperoleh kebenaran yang lebih tinggi. Kattsoff (1986) menyatakan bahwa maksud sintesis yang utama adalah mengumpulkan semua pengetahuan yang dapat diperoleh untuk menyusun suatu pandangan dunia.

Beberapa contoh dari pernyataan Sintetik adalah :

  1. Langit itu biru.
  2. Budi adalah pria yang menyebalkan
  3. Anjing itu galak
  4. Jerapah memiliki empat kaki

 

3.2 FUNGSI SINTESIS

Sintesis berfungsi untuk Menggabungkan atau mengkompromikan dari pernyataan satu kepada pernyataan lain untuk memperoleh kesimpulan yang komprehensif.  Sedangkan sintesis dalam penulisan karya ilmiah pada dasarnya adalah merangkum intisari bacaan yang berasal dari beberapa sumber. Kegiatan ini harus memperhatikan data publikasi atas sumber-sumber yang digunakan. Dalam tulisan laras ilmiah, data publikasi atas sumber-sumber tadi kemudian dimasukan dalam daftar pustaka.


DAFTAR PUSTAKA

https://www.academia.edu/7278954/Sintesis

https://www.academia.edu/8593563/PERBEDAAN_KARYA_ILMIAH_DAN_NON_ILMIAH

https://www.academia.edu/8333504/Metode_Ilmiah

http://elvanmahardika.blogspot.co.id/2015/03/tugas-2-softskill-bahasa-indonesia-2.html

https://www.academia.edu/6657670/PBS4_METODE_ILMIAH